/ / / Bangkitkan Industri Pariwisata terdampak pandemi, OJK bersama PPHI dan MES Gelar Forum Diskusi Pendanaan Industri Halal melalui Pasar Modal Syariah

Bangkitkan Industri Pariwisata terdampak pandemi, OJK bersama PPHI dan MES Gelar Forum Diskusi Pendanaan Industri Halal melalui Pasar Modal Syariah

with No Comments
Spread the love

JAKARTA (18/11) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya bangkitkan  Industri Pariwisata  terdampak pandemi dengan melakukan sosialisasi pasar modal syariah sebagai  salah satu  sumber pendanaan bagi pelaku usaha industri halal. Rabu (18/11) bekerja sama dengan Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar forum diskusi bertemakan “Pendanaan Industri Halal  melalui Pasar Modal  Syariah.

Forum diskusi yang dimulai pukul 09.30 WIB dibuka oleh Dr. Friderica widyasari  selaku ketua II pengurus pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). Hadir memberikan sambutan, beliau menyampaikan apresiasi terhadap OJK yang telah menginisiasi kegiatan diskusi ini. Apresiasi juga beliau haturkan kepada Riyanto Sofyan selaku ketua umum PPHI yang telah konsisten mendukung berbagai kegiatan baik secara online maupun offline untuk memulihkan industri pariwisata halal di Indonesia.

Sambutan juga diberikan oleh Fadilah kartikasasi, selaku Direktur Pasar Modal Syariah OJK.

“kinerja  pasar  modal  syariah   tumbuh  dengan   baik setelah  sempat   terjadi penurunan   pada   awal    terjadinya pandemi. Namun demikian,   pengetahuan    dan    pemahaman terhadap  pasar  modal syariah masih rendah  sehingga  perlu dilakukan pengenalan  kepada  pelaku industri halal. Oleh karena  itu, acara ini diharapkan dapat  menjadi sarana untuk mensosialisasikan  pasar modal syariah sebagai  salah satu sumber pendanaan bagi pelaku usaha industri halal” ucap Fadilah.

Berfokus untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional dimasa pandemi dan meningkatkan awareness pelaku industri halal, forum diskusi ini menjadi upaya sinergi antara para pelaku industri pariwisata halal dan regulator. Diskusi yang berlangsung hangat dimoderatori langsung oleh Indriani Widyastuti, dari Direktorat Pasar Modal Syariah. Narasumber yang dihadirkan cukup beragam, diantaranya Riyanto Sofyan selaku Ketua umum PPHI. Dalam pemaparannya, Riyanto  menyebutkan bahwa Indonesia menempati ranking pertama pada global muslim travel index (GMTI).  Hal ini menunjukkan sektor pariwisata halal memberikan kontribusi yang  besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Namun ditengah wabah covid-19, industri pariwisata merupakan industri yang paling terdampak.

“Kami merekomendasikan pengembangan pariwisata ramah muslim di Indonesia. Pertama kebijakan strategis terkait payung hukum,kebijakan insentif percepatan pemulihan ekonomi nasional, penguatan ekosistem dan daya saing, serta pengembangan pemasaran dan inovasi produk dan jasa. Kedua, kawasan ekonomi khusus (KEK) industri halal terpadu, dan ketiga rekomendasi kebijakan permodalan dan keuangan untuk penguatan fasilitas permodalan dan pembiayanaan untuk pariwisata halal”. Ujar Riyanto.

Forum diskusi yang dihadiri oleh 62 orang peserta baik dari internal PPHI dan juga beberapa pegiat bisnis lainnya ini berakhir pukul 11.45 WIB dengan berbagai respon positif pada kolom komentar. Semoga forum diskusi  Pendanaan Industri Halal  melalui Pasar Modal  Syariah menjadi cahaya terang bagi rekan-rekan pelaku industry halal yang terdampak pandemi sejak 10 bulan yang lalu.

Tertarik Untuk Bergabung Bersama Kami ?