/ / / PPHI Halal Tourism Business Forum 2017 (PPHI – HTBF 2017 )

PPHI Halal Tourism Business Forum 2017 (PPHI – HTBF 2017 )

with No Comments

Halal Tourism Industry, a New Source for Sustainable Economic Growth

Selasa, 6 Desember 2017
09.00 – 19.30 WIB
di Aston Marina Ancol Jakarta

PPHI HTBF 2017 ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan seluruh kekuatan Industri Pariwisata yang dimiliki lalu melaksanakan urun rembug untuk memanfaatkan dan meningkatkan momentum yang berhasil telah diraih dalam rangka mencapai target kunjungan Wisatawan Mancanegara khususnya Wisman Muslim Macanegara 5 juta ditahun 2019.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) dihadiri lebih dari 250 Peserta dari berbagai unsur Stakeholder Pariwisata yakni diantaranya Dewan Syariah Nasional MUI, Akademisi, Pelaku Usaha Pariwisata (Hotel, Restoran, BPW, Spa) dari 25 Provinsi, lebih dari 10 Asosiasi Industri Pariwisata Indonesia (ASITA, PHRI, HPI, ASPHURINDO, FTPI, PWH, ITLA, IITCF, ASATI, MES DKI Jakarta, HIMPUH, KESTURI, dan ATHIN), Pelaku Usaha Pariwisata Halal, Hotel, Restoran, Travel Agent, Digital StartUp dan e-commerce, dll Buyers Luar Negeri (Arab Saudi, Mesir dan Aljazair), Dinas Pariwisata Provinsi (Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur) dan Media.

Acara ini dibuka oleh ibu Esthy Reko Astuti, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, dan dimulai dengan Paparan Standarisasi dan Sertifikasi Indsutri Pariwisata oleh Hafizuddin Ahmad, kemudian sesi paparan Destinasi dan Paket Wisata Halal dari 6 Provinsi.

Dilanjutkan dengan sesi Diskusi dengan Sandiaga S Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta tentang Rencana Pengembangan Pariwisata Halal di wilayah DKI Jakarta yang diharapkan menjadi Lokomotif Pengembangan Ekonomi DKI Jakarta dan merupakan pula bagian dari Program Pengurangan Pengangguran. Diharapkan dari Pengembangan sektor Pariwisata DKI Jakarta ini, akan menambah sebanyak 40,000 peluang kerja ditahun 2018

Kemudian sesi paparan Financing and Investment Industri Pariwisata Halal oleh Dhias Widyawati Direktur Bank BNI Syariah.

Dilengkapi dengan Paparan dan Sesi Diskusi*dengan *Purnomo Siswoprasetijo President Pasific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter terkait Pengembangan Pariwisata Halal Indonesia – Kiat Kiat membuka pasar baru dalam kaitan Pengembangan Kawasan Pariwisata.

President PATA Indonesia Chapter mengemukakan pengalaman dan pemikirannya saat mengembangkan Bali untuk dijual ke pasar Jepang dan Rusia, dengan cara membuka konsorsium konsorsium yang melibatkan komunitas target pasar origin, dengan strategi extended services diterapkan secara efektif pada Destinasi yg dijual, sehingga tidak perlu mengembangkan dedicated kawasan yg semua produk/ jasa (misal. hotel) untuk memenuhi kedua pasar tersebut, namun cukup menyiapkan beberapa area atau amenitas yang disesuaikan untuk kebutuhan khusus kedua pasar dengan kapasitas yg memadai besaran kebutuhan pasar tersebut.

PPHI Halal Tourism Business Forum 2017,*ditutup dengan acara *Urun Rembug yang dipimpin oleh Riyanto Sofyan, Ketua Umum Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) menetapkan langkah2 nyata yang akan dilaksanakan untuk mencapai target kunjungan 3,8 juta Wisatawan Muslim Mancanegara ditahun 2018.

Acara PPHI – HTBF 2017 ini dapat berhasil dilaksanakan atas dukungan Asdep Pengembangan Pasar Bisnis dan Pemerintah beserta Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal, Kementerian Pariwisata RI.

Diskusi Panel bersama Purnomo Siswoprasetijo President Pasific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter dan Hasiyanna Asyhadi, Ketua ASITA DKI Jakarta terkait Pengembangan Pariwisata Halal Indonesia – Kiat Kiat membuka pasar baru untuk Pengembangan Kawasan Pariwisata.

Dilanjutkan Famtrip, 7 Desember 2017 ke Kepulauan Seribu.

 

Tertarik Untuk Bergabung Bersama Kami ?