/ / / Soft Launching Pengembangan Wisata Halal Dunia

Soft Launching Pengembangan Wisata Halal Dunia

with No Comments
Spread the love

http://www.kemenpar.go.id

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama dengan Dewan Syariah Nasional hari ini mengadakan event soft launching Peningkatan Program Pariwisata Halal di Indonesia bertempat di the Empire Palace, Surabaya, yang akan dihadiri  Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dr. Sapta Nirwandar, Gubernur Jawa Timur dan Ketua Dewan Syariah Nasional, menandai mulai aktifnya pengembangan dan promosi Indonesia sebagai destinasi Wisata Halal dunia.

Kemenparekraf menyadari adanya minat yang sangat tinggi untuk Wisata Halal di Indonesia, sementara produk dan pelayanan untuk Wisata Halal sendiri sudah ada sejak lama. Untuk itu Kemenparekraf berinisiatif mendorong potensi pengembangan Wisata Halal di Indonesia. Seperti juga negara-negara lain di dunia, Indonesia memiliki beberapa destinasi wisata yang sudah mulai menawarkan produk dan pelayanan wisata dengan nilai-nilai syariah yang diminati oleh wisatawan muslim.

Data populasi muslim dunia sebanyak 1,8 milyar atau 28% total populasi dunia. Dan wisatawan muslim sudah berkontribusi sekitar sekitar US$ 126 milyar pada tahun 2011. Sedikitnya ada 9 destinasi wisata yang saat ini mempunyai potensi untuk dipromosikan sebagai destinasi Wisata Halal yaitu Sumatera Barat, Riau, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Makasar, Lombok.

Pengembangan pariwisata Halal sejalan dengan amanat Undang Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, dimana didalamnya disebutkan mengenai pembangunan pariwisata yang berkelanjutan dan juga tentang kode etik pariwisata dunia yang menjunjung tinggi budaya dan nilai – nilai lokal.

Pariwisata Halal dapat didefinisikan sebagai berbagai macam kegiatan wisata yang didukung oleh berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan masyarakat, pengusaha, pemerintah, dan pemerintah daerah yang memenuhi ketentuan syariah. Pariwisata Halal memiliki karakteristik produk dan jasa yang universal, keberadaannya dapat dimanfaatkan oleh semua.

Semua pelaku usaha pariwisata dapat menyesuaikan atau mengaplikasikan nilai-nilai etika tersebut pada produk dan jasa usahanya sehingga dapat memperluas pasar tanpa meninggalkan pelanggan yang sudah dimilikinya. Produk dan jasa wisata, objek wisata dan tujuan wisata dalam Pariwisata Halal adalah sama dengan produk, jasa, objek dan tujuan pariwisata pada umumnya selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai dan etika Pariwisata Halal, jadi tidak terbatas hanya pada wisata religi saja.

Dalam upaya mengembangkan dan  mempromosikan Wisata Halal di Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membentuk Kelompok Kerja (Pokja) yang terdiri dari Industri Pariwisata, Akademisi, dll; melakukan serangkaian program yang antara lain diskusi dengan para pendidik, ulama, dan industri pariwisata, peninjauan lapangan ke daerah dan studi ke negara-negara yang sudah berkembang Wisata Halal nya. Hasil akhir dari program ini mencakup :

 

1.      Dari sisi Produk, Kemenparekraf menyiapkan standarisasi usaha Wisata Halal (Hotel, Restoran, Spa, Biro Perjalanan Wisata, dll).

2.    Dari sisi SDM, Kemenparekraf akan bekerja sama dengan beberapa pihak, antara lain dengan  universitas-universitas, dalam rangka menyiapkan SDM yang memenuhi kebutuhan industri Wisata Halal (sertifikasi), seperti guidecustomer service di hotel, dll.

3.    Dari sisi Promosi, Kemenparekraf mempromosikan Indonesia sebagai destinasi wisata yang ramah, aman dan nyaman bagi wisatawan muslim dan kedepannya akan melakukan sosialisi ke daerah – daerah serta mengikuti event-event bursa Pariwisata Halal di luar negeri.

 

Pada kesempatan yang baik ini dilakukan peluncuran buku dan booklet Pariwisata Halal dari Kemenparekraf, serta peluncuran 1 buku dari pelaku bisnis Wisata Halal sebagai referensi pengembangan destinasi Wisata Halal.

Selain itu pada acara hari ini dilakukan pula penandatanganan MoU antara :

·      Kemenparekraf dengan MUI terkait sosialisasi pembinaan  aspek kesyariahan untuk stakeholders Pariwisata Halal;

·      Kemenparekraf dengan Universitas Pesantren Tinggi Darul ‘Ulum (UNIPDU) terkait peningkatan kapasitas SDM Pariwisata Halal;

·      Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) dengan Crescentrating.

 

Rangkaian acara soft launching diselenggarakan kegiatan seminar prospek bisnis wisata Halal, yang akan menghadirkan 4 pembicara  yaitu:

1.    Fazal Bahardeen, Crescentrating – Singapura

2.    Hj. Abdul Rahman Shaari, Islamic Tourism Center – Malaysia

3.    Riyanto Sofyan, pelaku bisnis Wisata Halal (PPHI)

4.    Prof. A. Zahro Rektor Universitas Pesantren Tinggi Darul ‘Ulum (UNIPDU).

Tertarik Untuk Bergabung Bersama Kami ?