/ / / Tugas Besar Milenial Kawal Pariwisata Halal Indonesia

Tugas Besar Milenial Kawal Pariwisata Halal Indonesia

with No Comments
Spread the love

Tahukah kamu jika pariwisata halal merupakan perjalanan wisata dengan memberikan pelayanan dan fasilitas sesuai syariat dan kaidah Islam bagi wisatawan Muslim? Bahkan, sebenarnya, pariwisata halal tidak ditujukan untuk mendiskriminasi wisatawan non-Muslim.

Pariwisata halal berprinsip untuk menekankan kenyamanan terhadap wisatawan seperti fasilitas ibadah, penginapan syariah, serta kehalalan makanan dan minuman. Selain itu, masih banyak indikator lain sebagai prinsip pariwisata halal.

Di Indonesia saat ini memiliki populasi muslim milenial yang cukup besar. Masifnya transformasi digital yang rata-rata digunakan dan dimanfaatkan oleh kaum milenial menjadi potensi bagus untuk memajukan pariwisata halal.

Pelaku industri sebagai aktor utama perlu bersinergi dengan pemerintah untuk mengakomodir kebutuhan akan informasi wisata halal. Hal tersebut dapat memudahkan wisatawan terutama muslim milenial untuk menemukan objek-objek wisata yang akan dikunjungi.

Intensitas yang tinggi dalam penggunaan internet juga memiliki nilai positif tersendiri sebagai penggerak roda pariwisata halal. Sebab, selain sebagai wisatawan, para milenial secara tidak langsung dapat menjadi promotor, yaitu dengan mengunggah foto aktivitas di tempat wisata ke dalam media sosial.

Banyak hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat, contohnya masyarakat setempat halal tourism harus memberikan kesan yang baik pada wisatawan yang berkunjung, sehingga wisatawan itu akan berkunjung lagi dan kemungkinan besar dapat ikut mempromosikan tempat pariwisata halal tourism tersebut. Apalagi di masa sekarang, dimana teknologi dan generasi milenial sangat berhubungan, pun juga turut berperan penting dalam kesuksesan sektor pariwisata halal tourism ini. Salah satunya adalah ikut memperkenalkan sektor pariwisata halal tourism.

Banyak pula cara yang dapat dilakukan. Mengingat zaman milenial ini peran teknologi sangat berpengaruh besar, maka hal ini juga dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan halal tourism.

Contohnya dengan membuat karya tulis tentang halal tourism yang kemudian dapat disebar luaskan di internet, mengunggah foto tempat halal tourism dalam media sosial, ataupun mempromosikan dengan video-video yang dapat ditonton oleh banyak orang. Karena peran teknologi yang luas dan tak memiliki batasan tempat, waktu dan lainnya, hal ini dapat membuat penyebaran halal tourism dengan lebih mudah, serta lebih cepat masyarakat luas mengetahui tentang halal tourism tersebut.

Selain itu, mereka juga dapat membuat konten vlog yang dapat menarik minat penontonnya. Peluang ini dapat meningkatkan daya saing pariwisata halal Indonesia di dunia apabila semua pihak bekerja sama dengan efektif, efisien, dan kolaboratif.

Sebagai negara mayoritas berpenduduk Islam, memang sudah seharusnya Indonesia dapat menguasai pasar wisata halal ini dengan membangun sistem muslim-friendly. Maka, tugas kita adalah turut serta membantu kesuksesan sektor pariwisata halal tourism ini.

Apalagi bagi generasi milenial yang mempunyai banyak ide-ide cemerlang, maka haruslah ikut bergabung menjadi satu demi terwujudnya kesuksesan halal tourism ini.

Source: idntimes, detik.com

Tertarik Untuk Bergabung Bersama Kami ?